Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh terus mendorong Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Provinsi Aceh agar lebih aktif menyusun program berbasis data. Langkah ini diharapkan dapat membuat perluasan akses keuangan dan pembiayaan lebih tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan Asistensi TPAKD yang digelar baru-baru ini di Banda Aceh, Asisten Direktur OJK Aceh, Firman Octo Armando, menekankan pentingnya penguatan sinergi antarinstansi. Fokus utama diarahkan pada pengembangan komoditas unggulan daerah sebagai penggerak ekonomi sekaligus target prioritas dalam mendorong inklusi keuangan.
โTPAKD diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai forum koordinasi, tetapi juga menjadi instrumen strategis yang mampu menghadirkan program berkualitas, relevan dengan kebutuhan daerah, serta berdaya saing hingga tingkat nasional,โ ujarnya.
Melalui pendekatan berbasis data yang lebih kuat, TPAKD di seluruh kabupaten/kota di Aceh diharapkan dapat mendukung pengembangan UMKM, optimalisasi potensi ekonomi lokal, serta pemerataan akses pembiayaan produktif. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah provinsi dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Rakorda ini menjadi momentum penting bagi TPAKD Aceh untuk terus meningkatkan kinerja dan kolaborasi antarpihak demi mewujudkan Aceh yang lebih sejahtera melalui sektor keuangan yang semakin merata.

