PT Bank Aceh Syariah (BAS) menunjukkan ketahanan yang baik di awal tahun 2026 dengan mencatatkan kinerja positif pada triwulan pertama. Total aset Bank Aceh naik menjadi Rp29,89 triliun atau tumbuh 2,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski Aceh masih dalam tahap pemulihan pasca bencana hidrometeorologi akhir tahun lalu, Bank Aceh tetap mampu menjaga momentum pertumbuhan. Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp25,17 triliun, meningkat 2,47 persen secara tahunan.
Sementara itu, penyaluran pembiayaan juga mengalami kenaikan 3,14 persen menjadi Rp21,20 triliun, dengan fokus pada sektor produktif untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat Aceh.
Kinerja ini menjadi bukti komitmen Bank Aceh sebagai bank daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi Aceh yang inklusif dan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan.


