ACEH SINGKIL โ Upaya pemulihan pasca bencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Singkil terus berjalan. Dinas Sosial Kabupaten Aceh Singkil saat ini sedang mempercepat penyaluran Jaminan Hidup (Jadup) bagi masyarakat yang terdampak.
Kepala Dinas Sosial Aceh Singkil, melalui keterangan resminya, menyatakan bahwa hingga Selasa (29 April 2026), sebagian besar dari total 605 Kepala Keluarga (KK) yang terdaftar sebagai penerima bantuan sudah berhasil menerima Jaminan Hidup. Sisanya yang belum menerima sedang dalam proses verifikasi data akhir dan tahap pencairan.
โKami bekerja keras agar seluruh bantuan dapat segera disalurkan. Prioritas utama kami adalah keluarga-keluarga yang rumahnya rusak berat dan yang kehilangan mata pencaharian akibat banjir. Kami harap bantuan ini dapat meringankan beban mereka selama masa pemulihan,โ kata Kepala Dinas Sosial Aceh Singkil.
Jaminan Hidup (Jadup) yang disalurkan berupa bantuan tunai untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, seperti bahan pangan, air bersih, kebutuhan rumah tangga, dan kebutuhan pokok lainnya. Nilai bantuan disesuaikan dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah, dan penyalurannya dilakukan secara transparan baik melalui transfer rekening bank maupun penyaluran langsung di kecamatan-kecamatan terdampak.
Beberapa kecamatan yang menjadi fokus penyaluran bantuan antara lain Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Pulau Banyak, dan wilayah pesisir lainnya yang paling parah terdampak banjir bandang dan longsor akhir tahun lalu hingga awal 2026.
Masyarakat yang namanya tercantum sebagai penerima bantuan tetapi belum menerima hingga saat ini diimbau untuk segera menghubungi kantor Dinas Sosial Kabupaten Aceh Singkil atau petugas di kecamatan masing-masing. Pihak dinas menegaskan bahwa proses penyaluran ini **gratis** dan tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apapun.
Selain penyaluran Jadup, Dinas Sosial juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan bantuan lainnya seperti bantuan perbaikan rumah rusak, bantuan sementara hidup, dan program pemulihan ekonomi juga berjalan paralel.
Diharapkan dengan hampir rampungnya penyaluran Jaminan Hidup ini, korban banjir dan longsor di Aceh Singkil dapat segera kembali bangkit, memperbaiki kehidupan, dan memulai aktivitas ekonomi seperti biasa.
