SUKA MAKMUE โ Update Keuangan Daerah
Menyongsong Era Digital di Ujung Sumatra
Suasana berbeda terlihat di kantor cabang Bank Aceh Jeuram pada akhir pekan kemarin. Bukan libur biasa, para staf justru sibuk melayani para keuchik (kepala desa) dan bendahara gampong yang datang silih berganti.
Tujuannya jelas: mengaktifkan layanan Internet Banking Corporate (IBC) secara massal.
Langkah ini merupakan bagian dari persiapan penerapan transaksi nontunai untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) tahun 2026. Ya, seluruh 222 desa di Kabupaten Nagan Raya dipastikan akan bertransformasi dari sistem konvensional menuju digital yang lebih akuntabel.
Wakil Pimpinan Bank Aceh Cabang Jeuram, Yakinnedi, mengungkapkan bahwa ini bukan sekadar ganti sistem, tapi lompatan besar dalam birokrasi keuangan desa. โTarget kita agar pengaktifan user IBC selesai di bulan Mei ini,โ jelasnya di sela-sela kesibukan sosialisasi.
Lebih menarik lagi, proses ini dilakukan dengan pendekatan yang masif. Sejak Kamis lalu hingga awal pekan ini, sosialisasi gencar digelar. Ada semangat gotong royong di sini.
"Kami buka layanan di akhir pekan, bahkan di hari libur sekalipun," tegas Yakinnedi, menunjukkan komitmen agar tak ada satu pun gampong yang tertinggal dalam era digital ini.
Dampak keekonomian yang diharapkan:
Dengan sistem nontunai, setiap transaksi APBG akan tercatat secara real-time. Hal ini dirancang untuk meminimalisir risiko kebocoran dana desa serta memudahkan monitoring oleh masyarakat umum. Inovasi ini juga dinilai dapat mempercepat perputaran uang di tingkat bawah serta membuka akses kredit usaha yang lebih mudah bagi BUMG (Badan Usaha Milik Gampong) karena adanya rekam jejak transaksi yang jelas.
Jika berjalan mulus, peluncuran resmi sistem transaksi nontunai ini dijadwalkan pada awal Juni mendatang. Bupati Nagan Raya diproyeksikan akan meresmikan langsung program percontohan ini. โPengaktifan user IBC terus kita kejar agar implementasi di bulan Juni berjalan sempurna,โ tutup Yakinnedi, sembari kembali melayani antrean para perangkat desa yang memegang laptop dan berkas.
Nagan Raya kini menjadi laboratorium hidup bagi modernisasi keuangan desa di Aceh. Berhasil atau tidaknya, ini akan menjadi tolok ukur bagi kabupaten lain di Tanah Rencong untuk mengikuti jejak yang sama.